STRATEGI DIGITAL | Bisnis Jaya 2017| telp/WA 087886000787

konsultanstrategi.com kali ini mengetengahkan bagaimana cara mencegah kesalahan dalam melakukan pertimbangan Bisnis  Intinya dalah bagaimana cara jitu mencegah kerugian puluhan juta bahkan bisa mencapai ratusan juta hanya dari menganalisa selembar kertas.

 

Blue Ocean Canvas

Dewasa ini di dunia bisnis yang semakin maju dan berkembang, serta tingginya tingkat persaingan mengantarkan kepada suatu paradigma bahwa perusahaan yang memiliki sumber daya yang terkuatlah yang akan bertahan hidup.

Latar Belakang Strategi Bisnis Canvas Blue Ocean

Dewasa ini di dunia bisnis yang semakin maju dan berkembang, serta tingginya tingkat persaingan mengantarkan kepada suatu paradigma bahwa perusahaan yang memiliki sumber daya yang terkuatlah yang akan bertahan  hidup. Dalam buku Blue Ocean Strategy (Strategi Samudera Biru) tahun 2005 yang ditulis oleh Kim dan Mauborgne dikatakan bahwa industri tidak pernah diam  di tempat. Industri selalu berevolusi.

Kegiatan operasional Pasar Berkembang

meluas dan pemain-pemain akan datang dan pergi. Kemajuan pesat teknologi   secara substansial telah meningkatkan produktivitas industri dan memungkinkan   pemasok untuk menghasilkan ragam produk dan jasa yang belum pernah terjadi  sebelumnya.

Hasilnya adalah semakin banyak produk dan jasa yang masuk pasar    berbagai industri sehingga pasokan melebihi permintaan. Meskipun terjadi  peningkatan pasokan seiring dengan semakin ketatnya persaingan global, tidak    ada bukti tegas yang menunjukkan bahwa terjadi peningkatan permintaan di  dunia. Akibatnya, terjadi proses komoditisasi produk dan jasa yang semakin  cepat, perang harga yang semakin panas, dan pendapatan laba yang menyusut  (Copernicus dan Market Facts dikutip oleh Kim dan Mauborgne, 2005).   Persoalan persaingan bisnis muncul di berbagai ragam industri baik dalam   skala dunia maupun lokal Indonesia bahkan di kalangan mahasiswa.

Berdasarkan   hasil penelitian AC Nielsen yang dikutip Indriani (2015) bahwasannya Indonesia menduduki peringkat kedua sebagai negara terkonsumtif di dunia. “Dari hasil  survei Surindo ditemukan bahwa remaja Indonesia kini makin konsumtif, suka  berganti merek produk, mudah termakan trend, dan gemar berpenampilan keren”    (Swa dikutip oleh Indriani, 2015).

Hill dan Monks mengungkapkan bahwa remaja   adalah individu yang berumur antara 12 sampai 24 tahun (Anin, dkk, 2008). Usia  mahasiswa berada pada rentang usia tersebut sehingga tergolong remaja.  Contohnya saja pada awal tahun 2000-an, bisnis alat outdoor kurang    begitu diminati oleh masyarakat Indonesia terutama di kota Yogyakarta.

Namun,   memasuki tahun 2014 industri ini mengalami peningkatan kuantitas yang sangat  signifikan. Seperti yang diliput oleh Koran Kedaulatan Rakyat pada tanggal 5  desember 2015 lalu, bahwa Jogja Outdoor Show(JOS) telah diserbu oleh banyak   pengunjung, dimana terdapat puluhan pebisnis outdoor gear local dan  internasional yang hadir. Produk-produk yang dipamerkan sebagian besar   merupakan produksi lokal Indonesia yang telah go international dan hanya ada   10% produk dengan brand internasional yang hadir di pameran tersebut.

Kondisi pasar yang penuh dengan persaingan tersebut diistilahkan sebagai  samudera merah atau red ocean.

Pasar ditinjau dari Blue Ocean Strategy

Dalam bukunya Blue Ocean Strategy, Kim dan    Mauborgne (2005) mengemukakan bahwa sebuah pasar terdiri atas dua samudera  yaitu, samudera merah (Red ocean) dan samudera biru (Blue ocean).

Red Ocean – Kondisi pasar bersaing

merupakan semua industri yang ada saat ini dimana menggambarkan kondisi  perusahaan yang bersaing untuk merebut pangsa pasar tanpa inovasi nilai yang berarti, seperti menurunkan harga atau meningkatkan kapasitas modal.

Strategi  red ocean bertumpu pada kondisi industri yang sudah ada dimana, batasan  batasan dalam industri telah didefinisikan dan diterima, dan aturan-aturan persaingan sudah diketahui. Disini, perusahaan berusaha mengalahkan lawan demi mendapatkan pangsa permintaan yang lebih besar. Berbeda dengan  samudera merah,

Blue Ocean  penelusuran  ruang pasar yang belum terjelajahi,

yaitu bagaimana Pelaku pasar menciptakan permintaan, dan peluang pertumbuhan profit.  Blue Ocean strategy memperkenalkan beberapa analisis dalam  merumuskan strategi yang baru.

Kim dan Mauborgne (2005) merekomendasikan  strategi blue ocean, untuk membawa perusahaan menghindari kompetisi pasar secara langsung dengan jalan menciptakan inovasi nilai, menurunkan biaya tetapi menaikkan nilai untuk konsumen. Ini adalah pijakan utama pada strategi blue   ocean dimana pendekatan tersebut menekankan pada kesetaraan antara inovasi   dan nilai.

Contoh kasus Penggunaan Strategi Kanvas | Canvas Strategy Blue Ocean 2017

Natural Adventure yang merupakan salah satu dari puluhan bisnis  persewaan alat outdoor di kota Yogyakarta dituntut untuk berpikir lebih keras di  tengah persaingan yang ada. Natural Adventure berdiri sejak November tahun 2014 dengan menawarkan jasa persewaan alat outdoor meliputi perlengkapan  camping, mendaki, dan semua hal yang berkaitan dengan kegiatan-kegiatan yang  dilakukan di gunung, pantai, dan kegiatan di luar ruangan lainnya.

Salah satu penjual alat outdoor skala internasional The North Face  (www.thenorthface.com) menjual peralatan outdoor dengan harga termurah $115  untuk sebuah tas atau setara dengan Rp 1.495.000 rupiah (kurs 13.000) sedangkan penjual alat outdoor lokal Indonesia paling murah seharga Rp 450.000 untuk satu tas (www.eiger-indonesia.com).

Dengan tingginya harga peralatan dan  perlengkapan outdoor maka, tempat persewaan alat outdoor seperti Natural  Adventure menjadi alternatif terbaik bagi konsumen yang memiliki modal minim ataupun yang hanya sesekali melakukan kegiatan outdoor.

Strategi Blue Ocean Natural Advanture

Memasuki tahun 2015, Natural Adventure mengalami peningkatan omset  dikarenakan semakin meningkatnya kuantitas penyuka kegiatan outdoor di kota  Yogyakarta. Kondisi ini menjadikan pemilik Natural Adventure berpikir untuk  mengembangkan perusahaannya.

Natural Adventure mencoba untuk  meningkatkan jumlah konsumennya dengan menyentuh pasar instansi dan  perusahaan yang menawarkan jasa outbond atau kegiatan outdoor. Natural  Adventure disini berperan sebagai penyedia peralatan outdoor untuk camping,  training karyawan atau pengembangan diri karyawan melalui kegiatan outbond.

Melihat strategi yang ingin dilakukan Natural Adventure merupakan sebuah strategi yang mencoba keluar dari persaingan di samudera merah maka,  perlu dirumuskannya strategi dengan analisis Blue Ocean Strategy yang tepat.   Meninggalkan samudera merah adalah hal yang mudah dilakukan, namun untuk memasuki samudera biru perusahaan harus memiliki perencanaan yang baik.

pencarian dari google:

admin

konsultan strategi yang saat ini focus pada pemasaran online dengan kualitas promosi dua dimensi dan tiga dimensi yang optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read previous post:
social-media-analytics
Social Media Analytics | Strategi Pemasaran Online Trend 2017

Ringkasan : Social Media Analytics  sebagaimana dikutip dalam Wikipedia : is a style of analysis in which people work in

Close